Sabtu, 23 Juli 2016

Kapolres Wilayah Perbatasan Indonesia Diminta Perketat Pengawasan


GULA77 - Rawannya tindak kejahatan dan barang ilegal di pintu masuk perbatasan RI-Malaysia menjadi perhatian khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Hal itu ditunjukkan dengan adanya perintah kepada sejumlah polres yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigadir Jenderal Polisi Musyafak membeberkan adanya perintah tersebut.

Menurut jenderal bintang satu ini, sejumlah kapolres di wilayah perbatasan yang dipanggil adalah Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu. "Tujuannya untuk memperketat pengawasan di daerahnya. Berdasarkan data yang ada dua bulan terakhir ini saja, jumlah kasus narkoba yang masuk melalui perbatasan mencapai 50 kilogram sabu-sabu dan puluhan ribu pil ekstasi,” ujar Musyafak, Sabtu, 23 Juli 2016.

Musyafak menjelaskan, peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap biasa saja. Akan tetapi ia berharap perlu perhatian semua pihak. “Bisa dibayangkan jika satu orang menggunakan satu gram sabu maka ada 50 ribu orang Kalimantan Barat yang teracuni,” Musyafak mengingatkan. Musyafak mengatakan, sejumlah barang ilegal juga masuk ke perbatasan.

Salah satunya narkoba yang isinya seperti gula refinasi, yang belum layak dikonsumsi. Dampaknya tidak sedikit warga Kalimantan Barat yang terkena penyakit diabetes atau kencing manis. “Barang ilegal lainnya membahayakan kesehatan masyarakat adalah masuknya daging sapi dari luar yang belum terbebas dari penyakit mulut dan kuku,” kata Musyafak.

Oleh karena itu, Musyafak berharap kapolres harus lebih memperketat wilayah perbatasan. Utamanya adalah di sepanjang garis sepadan yang terdapat 52 jalan setapak atau jalan tikus di perbatasan RI-Malaysia di Kalbar yang bisa menghubungkan 32 kampung di Malaysia. “Semua itu disampaikan pada acara video conference dengan para kapolres jajaran Polda Kalbar,” kata Musyafak.

Masalah perbatasan, kata Musyafak, menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo. “Kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan Presiden. Memerintahkan jajaran untuk bersinergi dengan instansi lain yang ada kewenangan di perbatasan seperti Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan unsur TNI yang sedang menjaga perbatasan untuk sama-sama menjaga wilayah Indonesia dari pengaruh masuknya barang barang ilegal dari Malaysia,” ujarnya.

Musyafak berharap, warga masyarakat di wilayah perbatasan untuk sama-sama menjaga wilayah perbatasan agar tidak dimasuki barang-barang yang dapat merusak kesehatan masyarakat. “Kita harus bangga dengan produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar,” kata Musyafak.(Viva)

Kepsek Paksa Bu Guru'Begituan' di Kebun Sawit
Goyang di Gay Club, Sheila Marcia Mengaku Bersalah
Venue Olimpiade 2016 Digunakan Syuting Film Porno



Jumat, 22 Juli 2016

Pemerintah Berupaya Tingkatkan Kualitas 1.000 Guru di Merauke


GULA77 - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas guru. Salah satunya memberikan bantuan peningkatan kualifikasi kepada sekitar 1.000 guru di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Langkah itu dilakukan Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Merauke.

Direktur Jenderal GTK Sumarna Surapranata mengungkapkan untuk meningkatkan kualifikasi guru di Merauke, Kemendikbud akan memberikan bantuan kepada sekitar 1000 orang guru yang ingin melanjutkan pendidikan S-1 di Kabupaten Merauke. Untuk melanjutkan pendidikan ke S-1, kata dia, guru dapat mengambil program Penggalian Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB).

Pranata mengungkapkan, hal tersebut merujuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 58 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Program Sarjana (S1) Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan. Pasal 5 ayat 7 menyatakan perguruan tinggi dapat memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan hasil belajar yang pernah diperoleh sebelumnya, baik pada jalur pendidikan formal maupun nonformal.

“Dengan program PPKHB, guru yang melanjutkan pendidikan S-1 dapat ditempuh lebih singkat, karena hanya berkewajiban menempuh sekitar 33% dari SKS yang semestinya. Program ini juga dapat dilakukan secara tatap muka maupun jarak jauh,” tutur Sumarna melalui siaran persnya, Kamis (21/7/2016).

Dia menjelaskan, guru di Kabupaten Merauke dapat melanjutkan pendidikan S-1 ke  Universitas Cenderawasih, Universitas Terbuka, Universitas Musamus, dan Kelompok Kerja yang programnya dilaksanakan di Merauke melalui mekanisme PPKHB. “Guru yang melanjutkan studi S-1 wajib mendapatkan izin dari kepala dinas pendidikan setempat, dan tidak diperkenankan meninggalkan tugas,” kata Sumarna.

Untuk mengantisipasi kekurangan guru, kata dia, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke mengangkat guru kontrak sebanyak 199 orang guru untuk SD, dan 25 guru untuk SMP. Dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kualifikasi guru di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, yang belum menyandang strata 1 (S-1) pada jenjang taman kanak-kanak (TK) 192 guru, sekolah dasar 983 guru, sembilan guru sekolah luar biasa (SLB), 164 guru sekolah menengah pertama (SMP), 47 guru sekolah menengah atas (SMA), dan 52 guru sekolah menengah kejuruan (SMK).(sindo)

Akhirnya... Bos Snapchat Resmi Melamar Miranda Kerr
Tour de Singkarak 2016 Diikuti 25 Tim dari 30 Negara
Ketegangan Diantara China dan India Semakin Memanas



 

Selasa, 19 Juli 2016

Jawa Tengah Dinyatakan Bebas Vaksin Palsu


GULA77 - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin tak ada peredaran vaksin palsu di wilayahnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yuliyanto Prabowo menyatakan sudah meminta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah untuk mengambil sampel vaksin-vaksin yang digunakan selama ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada vaksin palsu di Jawa Tengah.

“Jawa Barat ada (vaksin palsu), Banten ada, DKI Jakarta ada, Jawa Timur ada. Tapi Jawa Tengah sama sekali tidak ditemukan adanya vaksin palsu,” kata Yuliyanto Prabowo dalam acara sosialisasi kesehatan ibu dan anak di Semarang, Selasa malam, 19 Juli 2016. Acara sosialisasi ini dilakukan di sela-sela acara “Jateng Bersholawat” yang digelar Pemprov Jawa Tengah bersama Muhammadiyah di halaman kantor gubernur. Acara yang dihadiri ribuan orang ini juga dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo.

Yuliyanto menyatakan sampel-sampel vaksin di seluruh Jawa Tengah sudah diteliti di Balai POM di Jakarta. Karena yang memeriksa langsung dari Jakarta, maka validitasnya terukur. Dengan demikian, Dinas Kesehatan Jawa Tengah dengan tegas berani menyampaikan tidak ada peredaran vaksin palsu di Jawa Tengah. Apalagi vaksin-vaksin yang digunakan layanan rumah sakit milik pemerintah, seperti puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah.

“Pasti tidak ada vaksin palsu,” ujar Yuliyanto. Yuliyanto menegaskan, masyarakat Jawa Tengah tak perlu khawatir dan takut anaknya terkena vaksin palsu. “Warga Jawa Tengah enggak usah khawatir. Anak-anak harus tetap diimunisasi,” tuturnya. Akhir-akhir ini, publik dikagetkan dengan adanya peredaran vaksin palsu. Kasus ini masih ditangani Badan Reserse Kriminal Polri. Dalam rapat dengan DPR, Menteri Kesehatan RI sudah mengumumkan layanan kesehatan yang menggunakan vaksin palsu.

Kebanyakan penggunanya ada di Bekasi dan wilayah Jakarta. Namun ada dugaan vaksin palsu juga beredar di beberapa provinsi lain. Kepala Balai POM Semarang Endang Pudjiwati menyatakan sudah memeriksa vaksin yang beredar di wilayah kerjanya. Temuannya, tidak ada vaksin palsu walaupun vaksin itu diedarkan melalui distributor yang tak resmi. “Meski didistribusi dari jalur tak resmi, mutu vaksin bagus,” tuturnya. Saat ini, distribusi vaksin melalui jalur tidak resmi tersebut masih terus ditelusuri.(Tempo)

Polres Cianjur Gagalkan Penjualan 5 Siswi SMA 
Bongkar Aib, Kim Kardashian Bikin Heboh Internet
Rusia Terancam Gagal Tampil di Olimpiade Brazil




Minggu, 17 Juli 2016

BNP2TKI : 1.700 Lowongan Kerja TKI di Korsel


GULA77 - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyebutkan bahwa  masih tersedia 1.700 lowongan kerja TKI di Korea Selatan (Korsel)  pada tahun ini. Guna meringankan biaya penempatan, kalangan perbankan diimbau meningkatkan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) guna meringankan beban para calon TKI. “Pemerintah Korea menyediakan kuota 4.400 TKI sepanjang 2016.

Dari jumlah tersebut, telah terpenuhi 2.700 hingga yang tersisa untuk periode Juli-Desember tahun ini sebanyak 1.700 lowongan kerja,” kata Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro pada acara pelepasan 146 TKI ke Korea di BP3TKI Ciracas, Jakarta Timur. Para TKI tersebut, delapan di antaranya wanita yang akan bekerja di berbagai perusahaan Korea setelah melalui berbagai tes dan bakal menerima gaji antara Rp 11 juga hingga Rp 15 juta per bulan.

Agusdin mengungkapkan, mereka yang berminat mengisi lowongan serta berhasil lulus berbagai tes akan dipilih perusahaan Korea dan dikontrak selama tiga tahun serta boleh diperpanjang selama dua tahun. Selain 146 TKI, dalam beberapa hari mendatang juga akan diberangkatkan masing-masing 65 dan 15 TKI yang tergolong TKI prosedural hingga terlindungi secara hukum. “Mereka juga telah dibekali berbagai pengetahuan tentang adat istiadat, kondisi perusahaan, bahasa Korea, dan lainnya,” ujar Agusdin.

Saat ini, kata dia, di Korea terdapat sekitar 30.000 hingga 35.000 TKI dengan kurang lebih 4.000 di antaranya TKI tidak resmi yang bekerja diperusahaan-perusahaan kecil. “Penempatan akan dihentikan jika TKI nonprosedural sampai 15 persen dari total tenaga kerja Indonesia resmi di Korea,” ujarnya. Terkait dengan dukungan perbankan, Agusdin menyatakan, alokasi KUR sebesar Rp 3,8 triliun masih diprioritaskan kepada usaha kecil menengah dan ritel.

Perbankan masih menerapkan peraturan yang ketat untuk KUR kepada TKI yang berpagu Rp 25 juta per orang.  Meski demikian, lanjutnya, beberapa bank telah memberikan kredit kepada TKI yang bekerja di Korea, Taiwan, Singapura, dan Malaysia sekalipun dalam jumlah terbatas. “Berdasarkan pemantauan, pembayaran angsuran pinjaman berjalan lancar, karena langsung dipotong dari gaji,” tukasnya.(poskota)

Kaum Ibu di Marelan Resah, Judi Dingdong Menjamur
Mantan Dokter Bongkar Masa Lalu Michael Jackson.
Thailand Membantah Ratchanok Intanon Gunakan Doping



Sabtu, 16 Juli 2016

Kapal Marina Srikandi Tenggelam di Karangasem Bali


GULA77 - Kapal Marina Srikandi dari Amed, Karangasem menuju Gili Trawangan, Lombok, tenggelam di Perairan Amed, Karangasem, Bali sekira pukul 11.30 Wita, Jumat (15/7/2016). Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugita mengatakan, keterangan dari Nahkoda Kapal mengatakan bahwa pada saat mau lepas jangkar kapal tersebut sudah mengalami kebocoran pada bagian belakang tempat pembuangan airnya.

Pada saat bersamaan air laut tersebut masuk ke dalam kapal sehingga para tamu panik dan berdiri.“Pada saat bersamaan kapal mengalami berat di bagian belakang kiri sehingga kapal terbalik, dan dihempas gelombang laut langsung tenggelam. Kapal ini membawa 32 penumpang wisatawan asing semuanya,” ungkapnya. Untungnya dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, dan juga wisatawan pun tidak ada yang mengalami cedera.

Kapal tersebut dinahkodai oleh Yusup (50) asal Lombok Timur, dengan ABK 3 Orang. “Kapal saat ini masih dibibir pantai, sehingga saat peristiwa itu terjadi semua penumpang kapal itu lompat dan semuanya telah selamat,” paparnya. Dia menegaskan semua penumpang kapal tersebut selamat semuanya, mereka berasal dari  Belanda, Perancis, Australia. “Mereka semuanya selamat tidak ada yang luka atau pun meninggal,” pungkasnya.(sindo)

Misteri Kertas Bertulisan Arab di Tas Farah
Selebriti Rogoh Kocek Rp1,3 juta Untuk Pokemon Go
Tiga Medali di Ajang Children of Asia 2016







Rabu, 13 Juli 2016

Jumat Ini Matahari Tepat Berada di Atas Ka'bah, Saatnya Umat Muslim Perbaiki Arah Kiblat


GULA77 - Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Muhammad Thambrin mengatakan pada Jumat (15/7/2016) matahari akan berada di atas kiblat sehingga dapat menjadi kesempatan Muslim di Indonesia untuk memperbaiki kiblat salatnya.

Berdasarkan perhitungan astronomi, pada Jumat (15/7) matahari melintas tepat di atas Ka'bah pukul 16.27 WIB, demikian sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (13/7/2016).

“Sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja pada jam itu akan mengarah ke Ka'bah,” kata Thambrin.

Menurut dia, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat, di antaranya menggunakan kompas, alat ukur theodolit serta fenomena posisi matahari melintas tepat di atas Ka'bah yang dikenal dengan istilah Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat.

Sehubungan dengan itu, Thambrin mengatakan Muslim dan pengurus takmir masjid/mushalla yang akan memverifikasi kesesuaian arah kiblat, dapat melakukan langkah-langkah pengoreksian kiblat.(antara)

Bapak dan Anak Merusak Kantor Kelurahan 
Taylor Swift Penyanyi Terkaya di Dunia
Pacquiao Kembali Naik Ring Diakhir Tahun



Selasa, 12 Juli 2016

Pasar Tradisional Aksara di Medan Terbakar


GULA77 - Pasar Tradisional Aksara di jalan Aksara, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara, Selasa sore, 12 Juli 2016, dilalap si jago merah. Akibatnya, puluhan kios terbakar. Api pertama kali muncul dari lantai dua blok enam pasar tersebut. Selain pasar tradisional terdapat juga pasar modern, yakni Plaza Ramayana di lokasi kebakaran tersebut. Menurut seorang pedagang, Hamdan mengatakan tidak tahu persis asal api.


Namun, asap sudah terlihat di lantai II di pasar tersebut. "Kami tidak tahu persis asal api dari mana. Saya jualan di lantai bawah. Saat asap sudah keluar dari gedung di lantai II, pedagang dan pekerja langsung keluar," tuturnya. Menurut Hamdan, api muncul dari mesin pendingin makanan yang terletak di lantai dua, api langsung menyambar ke dinding bangunan lainnya. "Kata teman, api berasal dari kulkas.


Tapi belum tahu pastinya bang. Sebelum pemadam kebakaran datang, tadi pedagang sempat siramkan air," kata Hamdan. Hingga sore terlihat petugas pemadaman dari Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran (DP2K) Kota Medan masih terus bekerja untuk memadamkan api di lokasi kebakaran tersebut. "Ini sudah semua mobil pemadam yang kita kerahkan, ada 30 unit mobil damkar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan,


Marihot Tampubolon. Marihot mengaku pihaknya kesulitan untuk memadamkan api karena kesulitan memperoleh air. Untuk menjangkau titik api, petugas juga kesulitan untuk masuk karena asap yang ada di dalam cukup tebal. "Pintu untuk menjangkau api di dalam enggak ada. Di dalam itu, ada pakaian, sepatu, ada juga kasur. Medan untuk menjangkau api masih sulit," jelas Marihot.(Viva)

Curi Pompa Air, Seorang Remaja Dipolisikan
Vivid Tawari Kim Kadharsian Rp327 miliar 
Usain Bolt Pasti Tampil di Olimpiade Brazil