Minggu, 25 September 2016

Tidak Mau Takabur, Risma Tidak Menjamin Surabaya Bebas Banjir


GULA77 - Dalam beberapa hari terakhir, hujan turun di sejumlah daerah Jawa Timur. termasuk di ibu kota provinsi, Kota Surabaya. Hujan yang turun terus menerus tentu membuat Surabaya menghadapi potensi banjir. Menanggapi ini, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya, dengan menambah kapasitas pompa air yang ada di Surabaya terutama pada titik yang dianggap rawan banjir. "Kapasitasnya sudah kita tingkatkan menjadi dua kali lipat," kata Risma, di Surabaya, Minggu, 25 September 2016.

Selain itu, sejumlah saluran air juga diperbaiki, untuk menjamin mereka berfungsi dengan benar, tanpa sumbatan. Meski demikian, Risma bilang, dia tidak bisa menjamin Surabaya bebas dari banjir. Alasannya, tahun ini curah hujan di Surabaya lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Hal ini terlihat dari alat pengukur curah hujan, di mana intensitasnya meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Tepatnya mencapai 190 milimeter, sedangkan tahun lalu, hanya 90 milimeter. "Takutnya seperti tahun lalu. Saya sudah jamin, tapi ternyata masih banjir. Makanya saya juga takut takabur nanti," ujar Risma.(viva)


Amacio Ortega Kalahkan Bill Gates Sebagai Orang Terkaya 
Remaja Putri 16 Tahun Diculik, Minta Tebusan Rp100 Juta
Rumah Leonardo DiCaprio di Malibu Dijual Rp 221 Miliar

Jumat, 23 September 2016

Baru Dua Bulan, Krishna Murti Dicopot dari Wakapolda Lampung


GULA77 - Di tengah isu miring yang menerpanya, Wakapolda Lampung, Kombes Krishna Murti dimutasi menjadi Kabagkembangtas Romisinter Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Mutasi Krishna tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri dengan nomor ST/2325/IX/2016 tertanggal 23 September 2016 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Syafruddin.

Pergantian Krishna Murti ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, Krishna belum genap dua bulan menjabat sebagai Wakapolda Lampung. Uniknya, yang akan menggantikan Krishna adalah Kombes Bonafius Tampoi, anggota yang sebelumnya digantikan Khrisna sebagai Wakapolda Lampung.

Penarikan Krishna Murti ini pun kemudian ada yang menduga terkait dengan isu penganiayaan perempuan dan video ‘papa’ yang sedang ditangani Propam Polri. Ketika ditanya apakah mutasi Krishna itu terkait dengan isu penganiayaan yang belakangan mencuat,

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto, pun membenarkannya. "Salah satunya itu. Sebenarnya ada beberapa puluh orang yang dimutasi termasuk Pak Krishna. Dia digeser menjadi salah satu Kepala Bagian di Hubinter Polri," kata Agus, Jumat (23/9).

Seperti diketahui, isu penganiayaan yang menerpa Krishna ini berawal dari cuplikan layar (screenshot) sebuah pemberitaan media yang menyebut mantan pejabat Polda Metro Jaya diduga melakukan penganiayaan.

Bersama gambar tersebut, turut beredar dua foto. Salah satu foto menunjukkan seorang perempuan yang luka-luka. Sementara foto lainnya menunjukkan seorang perempuan sedang bersama Krishna, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.(jitunews)


Ojek Online Parkir Sembarangan di Pasar Minggu 
ABG Mabuk Miras Diamankan Satpol PP di Padang
KDRT Dibalik Penyebab Utama Gugatan Cerai Jolie



Rabu, 21 September 2016

Kepala Rutan Soppeng Bawa 17 Napi Mandi Air Panas dan Karaoke


GULA77 - Kepala rumah tahanan (Rutan) Soppeng Irfan yang kepergok jajaran Polres Soppeng karaoke di salah satu hotel di lokasi Pemandian Air Panas Lejja bersama 17 napi penghuni Rutan Soppeng bakal ditindak. Karena membawa 17 napi keluar rumah tahanan pada malam hari adalah suatu pelanggaran.

"Ya itu tentunya merupakan suatu pelanggaran standar operating prosedur (SOP) yang bersangkutan dan bakal diberikan sanksi," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Jauhar Fardin.

Namun Jauhar tak merinci sanksi yang akan diberikan terhadap Kepala Rutan Soppeng Irpan yang notabene anak buahnya. "Ya besok saja kita lihat sanksi yang akan diberikan kepada yang bersangkutan," timpal Jauhar.

Jauhar juga menyatakan apa yang dilakukan Irfan dengan mengajak 17 napi ke pemandian air panas adalah upaya untuk menyembuhkan penyakit kulit yang diderita belasan tahanan tersebut. Namun dia menampik jika Irfan dan belasan napi Rutan Soppeng terlibat pesta miras.

"Kalau yang dikatakan pesta miras itu tidak betul," kata Jauhar. Sebelumnya Irfan kepergok jajaran Polres Soppeng karaoke di salah satu hotel di lokasi Pemandian Air Panas Lejja bersama 17 napi penghuni Rutan Soppeng.(Sindo)


Taksi Online Tak Punya KIR, Akan Dikandangkan
Kapolresta Medan Siap Mengamankan Masyarakat 
Marion Cotillard Diduga Orang Ketiga 




Senin, 19 September 2016

Jumlah Pengangguran di Jawa Barat Kian Meningkat


GULA77 - Jumlah pengangguran di Jawa Barat tercatat sampai Agustus 2016 mencapai 1,89 juta. Angka tersebut naik dibanding jumlah pengangguran tahun sebelumnya sebanyak 1,79 juta. Banyak faktor yang menyebabkan masih tingginya jumlah pengangguran.

Di antaranya membludaknya pencari kerja per tahunnya, rata-rata mencapai 350 ribu sampai 400 ribu orang. Banyaknya pencari kerja tidak sebanding dengan serapan atau lowongan pekerjaan. Diperkirakan jumlah pencari kerja yang terserap dalam dunia kerja per tahunnya hanya sekitar 60 persen.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Ferry Sofwan Arif jumlah pengangguran naik terutama di sejumlah kota besar yang ada di Jabar, seperti di wilayah Bandung Raya, Sukabumi, dan Bogor. Kondisi ini dampak banyaknya warga yang datang ke wilayah perkotaan untuk mencari pekerjaan.

“Pemprov kini berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui kegiatan bursa kerja atau (job fair) di daerah. Kami juga memberikan pelatihan kepada lulusan SMK melalui balai latihan kerja (BLK) agar mempunyai keahlian yang dibutuhkan dunia kerja,” ungkap Ferry belum lama ini dalam sebuah kegiatan di Sukabumi.

Sementara, jumlah pengangguran di Kota Sukabumi mencapai sekitar 30 ribu orang atau 11 persen dari jumlah penduduk. Pemkot menargetkan penyerapan tenga kerja sebanyak 25 ribu per lima tahun atau 5.000 orang per tahun.(poskota)

PKL Menunggak Retribusi Hingga Rp 300 Juta
Tangkap Narkoba, Mobil Polisi Dirusak Massa
Nabila Putri : Aa Gatot Personalnya Baik




Sabtu, 17 September 2016

Astagfirullah! Ketua Ormas Anti Narkoba Malah Jadi Pengedar


GULA77 - Satuan Reserse Narkoba Polresta Dumai, Riau berhasil mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan narapidana (napi). Ada empat orang yang berhasil diringkus. Sebanyak dua dari empat orang tersebut berstatus narapidana Rutan Kelas II B Kota Dumai, Wira Eko Irawan Bin Ridwan (35) dan Komari alias Kokom Bin Poniman yang berstatus tahanan di Rutan Dumai.

"Kita juga menangkap Sufriadi Bin Jumani (36). Dia merupakan Ketua Ormas Gentara (Gema Nusantara Anti Narkoba), Dumai," tegas Kapolresta Pekanbaru AKBP DH Ginting Sabtu (17/9/2016). Selain itu, petugas juga membekuk komplotan mereka yakni Zulherman alias Herman Lego, warga Kecamatan Dumai Kota. Lego merupakan tahanan Polresta Dumai dalam kasus narkoba.

Penangkapan jaringan narkoba itu berawal saat polisi mendapatkan laporan warga yang menyebu Sufriadi sebagai pengedar narkoba. Polisi lantas melakukan pengerebekan di rumah tersangka. "Tersangka ditangkap di rumahnya. Dari dalam tas sandang milik tersangka diamankan barang bukti paket besar sabu," tutur Kapolresta.

Dari pengakuan Ketua Ormas Gentara, barang haram itu didapat dari dua orang napi di Rutan Dumai. Polisi kemudian menciduk Wira dan Komari. "Keterangan dari dua napi, barang itu dibeli mereka dari Herman Lego tahanan polres. Saat ini keempat tersangka sedang diproses,"tutup Kapolresta.(okezone)

Krishna Murti Membantah Tuduhan Penganiayaan
Calvin Haris Berkencan dengan Jennifer Lopez
Emas Pertama Jawa Barat Melalui Raina Saumi 


Selasa, 13 September 2016

WNI Calon Haji Melalui Filipina Tak Akan di Hukum


GULA77 - Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Filipina tengah membahas pemulangan ratusan jemaah calon haji (Calhaj) asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci lewat Filipina. Sebab, ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) itu dinilai hanya korban penipuan biro travel perjalanan ibadah haji.

"Ya tunggu aja negosiasinya. Presiden Duterte kemari kan sudah dibicarakan itu, ditunggu saja negosiasinya bagaimana," ujar Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Selasa 13 September 2016. Wiranto juga menjamin, para jemaah tersebut tak akan mendapat sanksi dari pemerintah Indonesia.

Karena itu, dirinya meminta agar pihak keluarga tidak usah khawatir. "Saya pikir tidak perlu dikhawatirkan bahwa mereka itu akan dapat sanksi hukum. Karena mereka menjadi korban dari proses yang tidak benar," ujarnya.

Menurut Wiranto, alasannya adalah karena para jemaah haji tersebut adalah korban dari upaya manipulasi keberangkatan haji dari pelaku yang menyiasati sisa kuota negara lain. "Kami berpendapat bahwa mereka memang itu korban dari suatu upaya untuk memanipulasi keberangkatan haji hanya berorientasi pada kuota," tutur Wiranto.(viva)

Bayar Angsuran Motor, PRT Curi Perhiasan Majikan
JLo Jomblo, Ben Affleck Mengiriminya SMS
Fancy Bear Mengungkap Skandal Doping Atlet AS 



Sabtu, 10 September 2016

Idul Adha, Pemko Medan Minta Tempat Hiburan Tutup 2 Hari


GULA77 - Dalam rangka menghormati Hari Raya Idul Adha 1437 H, Walikota Medan Dzulmi Eldin mengimbau kepada seluruh tempat usaha hiburan untuk menghentikan sementara operasionalnya selama dua hari, sejak Minggu (11/9) dan Senin (12/9). Bagi pengusaha, pimpinan maupun penangungjawab  tempat usaha yang tidak mengindahkannya, maka akan diberikan sanksi administratif yang berlaku.

Himbauan ini disampaikan Walikota melalui Surat Edaran No.50/5838 tanggal 2 Juni 2016.
Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan, jenis tempat usaha yang diminta  untuk menghentikan operasinya selama dua hari itu yakni jenis usaha hiburan malam seperti diskotek, klab malam, pub/live music, karaoke, panti pijat, oukup, spa dan bar. Kemudian jenis usaha rumah billiard dan usaha arena permainan ketangkasan, kecuali permainan untuk anak-anak dan keluarga.

“Untuk jenis usaha hiburan malam, rumah billiard dan arena permainan ketangkasan diminta tidak melakukan kegiatan usaha tanggal 11 September 2016 dari pukul 14.00 WIB sampai tanggal 12 September 2016 pukul 18.00 WIB, guna menghormati Hari Raya Idul Adha 1437 H,” kata Walikota diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Hasan Basri di Balai Kota Medan, Jumat (9/9/2016).

Penutupan sementara penyelenggara kegiatan hiburan ini, jelas Hasan, dapat dikecualikan pada kegiatan usaha hiburan yang merupakan fasilitas hotel bintang 3, 4 dan 5 dengan ketentuan telah mendapat persetujuan dari Kadis Kebudayaan dan pariwisata Kota Medan. “Untuk itu saya minta kepada saudara pimpinan maupun penanggung jawab agar melaksanakan isi Surat Edaran Wali kota ini.

Apabila saudara tak mengindahkannya, maka kami akan memberikan sanksi administratif yang berlaku!” tegas Hasan. Atas dasar itulah, kata Hasan, pihaknya akan menurunkan Tim pengawasan dan penertiban Usaha Hiburan dan Rekreasi di Kota Medan untuk melakukan pengawasan.  “Tim ini akan turun untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh tempat usaha hiburan maupun rekreasi di Kota Medan,” jelasnya.(edisimedan)

Hanya China Yang Mampu Hentikan Korea utara
Warkop DKI Dibajak, Falcon Pictures Rugi Miliaran
Jengkel, Rossi Acungkan Jari Tengah ke Espargaro